Lombok, Aceh, dan Jakarta Jadi Destinasi Pariwisata Halal Baru

7
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyerahkan cinderamata kepada Direktur Mastercard Indonesia Tommy Singgih yang didampingi oleh Fazal Bahardeen, CEO CrescentRating & HalalTrip.

POLLING | Sistem Pendidikan Manakah Yang Anda Suka ?

JAKARTA,PENAPRESTASI.COM – Indonesia meluncurkan indeks pariwisata untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam Pasar Wisata Muslim bernilai USD 220 miliar dan mencapai target lima juta wisatawan mancanegara (wisman) muslim di tahun 2019.

CrescentRating Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2018 menilai kesiapan sepuluh provinsi di Indonesia dalam menyambut wisman muslim. Peluncuran Indonesia Muslim Travel Index mengungkap Lombok, Aceh dan Jakarta sebagai destinasi wisata halal utama baru. IMTI 2018 diluncurkan oleh MenteriPariwisata Arief Yahya.

IMTI menilai kesiapan provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan empat area strategis: akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan serta melacak kesehatan dan pertumbuhan segmen perjalanan (travel) diseluruh negeri. Sepuluh provinsi yang termasuk dalam indeks tahun ini adalah Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah,Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Lombok (Nusa Tenggara Barat).IMTI merupakan bagian dari rangkaian laporan Mastercard-CrescentRating GlobalMuslim Travel Index (GMTI).

Arief Yahya mengatakan “IMTI merupakan tonggak sejarah penting untuk mencapai target terkaitwisata halal di tahun 2019. Di antaranya adalah menjadi destinasi halal nomor satu, dan menarik 5 jutawisman muslim, 25 persen dari total target wisman di tahun 2019”

Menurut GMTI2018, pengeluaran wisatawan muslim secara global diproyeksikan akan mencapai USD 220 miliar pada tahun 2020. Angka ini diperkirakan akan meningkat sebesar USD 80 miliar dan mencapai USD 300 miliar pada tahun 2026.

Pada tahun2017, diperkirakan jumlah total kedatangan wisatawan muslim secara global mencapai 131 juta,naik dari 121 juta pada tahun 2016. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga 156 juta wisatawan ditahun 2020, atau mewakili 10 persen dari segmen perjalanan global.

CEOCrescentRating & HalalTrip Fazal Bahardeen mengatakan, melihat keindahan alam dan kekayaan budayanya, pariwisata menawarkan peluang pertumbuhan yang besarbagi Indonesia.

Dengan posisinya sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki infrastruktur inti dan juga lingkungan yang dapat memenuhi kebutuhan para wisatawan muslim. Wawasan IMTI 2018 akan memungkinkan daerah-daerah di Indonesia untuk membangun kekuatan mereka sehingga dapat memenuhi kebutuhan wisatawan muslim dengan lebih baik.

Sedangkan Safdar Khan, Division President Indonesia, Malaysia dan Brunei, Mastercard mengatakan, Mastercard dan CrescentRating telah menjalin kerja sama sejak tahun 2015. Kerja sama ini untuk menciptakan serangkaian materi riset komprehensif yang dapat memberikan wawasan-wawasan sangat berharga di sektor pariwisata halal.(dan)