Ketika Shireen Sungkar Bersih-Bersih Masjid Sambut Idul Adha

200
Simulasi ‘Bersih-Bersih Masjid’ 2018 di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya bersama Shireen Sungkar dan Unilever Indonesia.

SURABAYA, PENAREDAKSI.COM – Unilever Indonesia memperingati Hari Raya Idul Adha dengan melanjutkan Gerakan ‘Bersih-Bersih Masjid’ 2018. Kegiatan ini didukung oleh 50.000 anggota masyarakat. Gerakan yang terlaksana berkat kerja sama antara Unilever dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini memberikan pelatihan intensif bagi para marbut dan masyarakat sekitar masjid dalam menjaga kebersihan 2.000 masjid di Indonesia, termasuk 400 masjid di Jawa Timur.

Melalui kegiatan ini, Wipol, Super Pell dan Vixal berinisiatif untuk mengajak masyarakat membiasakan perilaku hidup bersih di lingkungan masjid dan rumah sebagai cerminan hati yang bersih.

Sebagai sosok yang menjadikan masjid sebagai tempat penting bagi kehidupan rohaninya, selebriti Shireen Sungkar mengatakan bahwa dia secara rutin mengunjungi masjid untuk mengikuti kajian keagamaan dan bersilaturahim dengan para warga di sekitar tempat tinggalnya. Menurutnya, kebersihan sebuah masjid sangat terkait erat dengan kebiasaan hidup bersih masyarakat di sekitarnya.

“Bila masyarakat di sekitarnya memiliki kesadaran terhadap pentingnya hidup bersih, maka masjid tersebut akan bersih, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, saya berharap Gerakan ’Bersih-Bersih Masjid‘ ini dapat memasyarakatkan perilaku hidup bersih yang benar dan dapat diaplikasikan di rumah masing-masing,” katanya.

Sebagai seorang isteri dan ibu, ia merasakan rumah yang bebas dari kotoran dan kuman bisa membuat keluarganya berkumpul dan beribadah dengan nyaman. “Rumah yang bersih menjadi cerminan hati keluarga yang bersih,” ungkapnya.

Governance & Corporate Affairs Director PT Unilever Indonesia Tbk Sancoyo Antarikso mengatakan, “Mewujudkan lingkungan yang bersih adalah salah satu komitmen Unilever. Ini tertuang dalam Unilever Sustainable Living Plan (USLP), yaitu menumbuhkan bisnis seraya mengurangi dampak lingkungan dan memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat, termasuk di Jawa Timur,” ujarnya.

Selain menjadi lokasi pabrik berdiri, Jawa Timur juga menjadi area pertama dalam menjalankan program lingkungan 17 tahun yang lalu. Pihaknya pun senantiasa menjalankan beberapa program lain untuk membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ratusan ribu masyarakat Jawa Timur setiap tahunnya. Sekarang, Unilever menjalankan Gerakan ‘Bersih-Bersih Masjid’ demi terciptanya lingkungan bersih agar momen Idul Adha lebih bermakna bagi keluarga.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyambut gembira inisiatif Unilever, DMI, dan mitra LSM lokal, atas Gerakan ‘Bersih-Bersih Masjid’ di Surabaya menjelang Hari Raya Idul Adha ini. ”Menjaga kebersihan sangat penting agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman. Hal ini bukan hanya tanggung jawab marbut tetapi juga para jamaah dan masyarakat sekitar masjid,” katanya.

Oleh karena itu, pemprov sangat mendukung Gerakan ‘Bersih-Bersih Masjid’ yang juga sejalan dengan program pemerintah provinsi terkait dengan kebersihan dan kesehatan. Gerakan ini menjadi contoh peran aktif dari kolaborasi antara pihakswasta dengan para mitra untuk ikut mendukung program pemerintah.

Sedangkan Yuliana Safriani, Brand Manager Cleaners PT Unilever Indonesia Tbk, menjelaskan, sesaat lagi merayakan Idul Adha yang merupakan momen untuk umat muslim beribadah dan mewujudkan kepedulian sosialnya terhadap sesama.

“Untuk itu, Wipol, Super Pell dan Vixal ingin membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan untuk menciptakan lingkungan masjid dan rumah yang bersih dari kotoran dan kuman. Dengan menjaga kebersihan masjid dan rumah, ibadah pun akan nyaman sehingga mendukung terciptanya hati yang bersih,” ucapnya.(dan)