Ditengah Keterbatasan, Supriadi Mampu Berprestasi

133
Supriadi mendapatkan piagam penghargaan dari Walikota Risma.

SURABAYA, PENAPRESTASI.COM – Walikota Surabaya Tri Rismaharini memberikan penghargaan kepada Muhammad Supriadi, salah satu pemain bintang Timnas U-16 yang menjuarai Piala AFF beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, Walikota Risma memberikan piagam penghargan dan dana sebesar Rp 5 juta.

Selain Supriadi, Risma juga memberikan penghargaan kepada warga berprestasi dan beberapa instansi yang membantu Surabaya untuk terus berkembang menjadi lebih baik. Berbagai penghargaan itu diberikan usai upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 di halaman Taman Surya pada, Jumat (17/8) pagi.

Sebelum menutup upacara, Risma mengobarkan semangat anak-anak Surabaya untuk terus mengejar prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, pada saat itu ia mencontohkan Supriadi yang memiliki latar belakang keluarga kurang mampu tapi bisa berprestasi di tingkat internasional.

“Saya tahu banyak sekali anak-anak Surabaya yang sudah breprestasi di tingkat nasional maupun dunia, tapi yang membedakan dengan Supriadi adalah di tengah keterbatasannya, orang tuanya sangat miskin, tapi dia tetap mampu berprestasi. Supriadi membuktikan itu,” kata Risma.

Menurutnya, Supriadi ini patut dijadikan contoh, sehingga tidak ada lagi hambatan untuk mengejar prestasi. Walaupun orang tuanya berasal dari keluarga yang kurang mampu, tapi harus tetap berprestasi. “Anak-anakku semuanya, ayo contoh Supriadi, jangan lagi ada hambatan. Orangtua kalian boleh miskin, orang tua kalian boleh tidak mampu, tapi kalian harus tetap berprestasi,” kata dia.

Seusai upacara, Risma bertemu langsung dengan Supriadi dan ibundanya. Bahkan, saat itu Risma meminta supaya Supriadi tidak sombong meskipun sudah membawa apapun. Sebab, apabila sombong maka tidak akan mau lagi untuk bekerja keras.

“Sebelum kamu bisa menjadi seperti Messi dan Ronaldo, maka jangan dulu menganggap berhasil, meskipun sudah membawa apapun. Anggap kamu itu belum berhasil. Saya ingin dia bisa membawa nama baik oran tuanya, bisa membawa Kota Surabaya dan Indonesia di tengah-tengah percaturan dunia. Saya yakin dia bisa,” ujarnya.

Makanya, sebagai langkah awal, Risma ingin mengirimkan Supriadi untuk belajar ke Liverpool bersama sembilan anak Surabaya lainnya. Bahkan, kalau perlu Walikota Risma juga siap mencarikan beasiswa sepakbola apabila dia memang membutuhkan. “Tapi dia harus tetap membawa panji-panji Indonesia, jika dibutuhkan Indonesia, dia harus pulang. Saya ingin dia jadi pemain professional,” tegasnya.

Setelah memberikan wejangan kepada Supriadi, Walikota Risma lantas membawa Supriadi dan ibundanya masuk ke ruang kerjanya. Mereka bertiga berfoto di samping meja kerja Risma dengan background bendera merah putih dan bendera Kota Surabaya.

“Ayo foto di sini. Ini ada bendera Surabaya juga, biar nanti kalau kamu sudah jadi pemain profesional, tidak lupa dengan Surabaya,” kata Risma kepada Supriadi sambil mengajak foto.

Sementara itu, Supriadi yang dibangga-banggakan sejak awal upacara mengaku sangat bangga sudah disupport dan selalu didukung oleh Risma. Ia mengaku perlakuan dan penghargaan yang diberikan Pemkot Surabaya dan Risma tidak pernah terbayangkan sebelumnya. “Saya bangga banget. Terima kasih kepada Bu Risma yang sudah mendukung dan selalu men-support terus,” ujarnya.

Ia mengaku dana sebesar Rp 5 juta yang diberikan oleh Pemkot Surabaya itu akan diberikan langsung kepada kedua orangtuanya. Bahkan, ia masih mempunyai cita-cita untuk mengumrahkan atau memberangkatkan haji kedua orang tuanya. “Kemarin sudah saya belikan baju. Saya masih ingin memberangkatkan umrah atau memberangkatkan haji kedua orang tua,” kata dia.

Oleh karena itu, wejangan dari Walikota Risma akan dipegang teguh untuk menjadi pemain profesional. Ia juga mengaku tidak ingin mengecewakan Walikota Risma yang sudah berencana memberangkatkannya ke Liverpool. “Jadi, kepada teman-teman semuanya di Surabaya, jika memang memiliki bakat, ayo disalurkan, jangan pernah takut,” pungkasnya.(dan)